PT Era Perkasa Bersama

Punya mobil listrik sekarang sudah bukan sesuatu yang aneh. Semakin banyak orang mulai beralih ke kendaraan listrik karena penggunaannya praktis, nyaman, dan biaya energinya bisa lebih terkontrol.

Tapi setelah mobil listrik masuk ke garasi rumah, ada satu pertanyaan yang sering muncul:

“Perlu pasang wall charger di rumah atau cukup pakai charger bawaan mobil?”

Pertanyaan ini wajar. Apalagi harga wall charger dan biaya instalasinya tentu perlu dipertimbangkan.

Jawabannya sangat bergantung pada bagaimana mobil tersebut digunakan sehari-hari.

Kalau mobil lebih sering dipakai setiap hari dan hampir selalu kembali ke rumah pada malam hari, wall charger bisa memberikan kenyamanan yang terasa terus-menerus.

Charging di Rumah Itu Senyaman Apa?

Coba bayangkan rutinitas sederhana.

Pulang kerja, mobil masuk garasi. Setelah parkir, kabel charger dipasang. Setelah itu Anda tinggal masuk rumah dan beristirahat.

Tidak perlu mencari SPKLU.

Tidak perlu menunggu antrean.

Tidak perlu menyisihkan waktu khusus hanya untuk mengisi baterai.

Besok pagi, sebelum berangkat, kabel dilepas dan mobil siap digunakan kembali.

Bagi pemilik mobil listrik yang menggunakan kendaraan setiap hari, pola seperti ini bisa membuat pengalaman memiliki mobil listrik terasa jauh lebih praktis.

Charging akhirnya menjadi bagian dari rutinitas di rumah, sama seperti mengisi daya ponsel sebelum tidur.

Kalau Sudah Ada Portable Charger, Kenapa Perlu Wall Charger?

Hampir setiap mobil listrik memiliki solusi charging yang bisa digunakan di rumah. Portable charger juga sangat berguna karena bisa dibawa dan digunakan ketika diperlukan.

Untuk pemakaian tertentu, portable charger sudah cukup.

Misalnya mobil hanya digunakan beberapa kali dalam seminggu dan jarak tempuh hariannya relatif pendek.

Tetapi kebutuhan setiap pemilik mobil berbeda.

Ketika mobil digunakan setiap hari, pengisian baterai menjadi kegiatan yang lebih rutin. Pada kondisi seperti ini, wall charger menawarkan pengalaman yang lebih praktis karena titik pengisian sudah dipasang secara permanen di rumah.

Tidak perlu mengeluarkan dan menyimpan charger setiap kali selesai digunakan.

Tinggal parkir di tempat yang sama, sambungkan kabel, lalu selesai.

Wall Charger Bukan Sekadar Charger yang Lebih Besar

Ada anggapan bahwa wall charger hanya berfungsi untuk membuat pengisian baterai menjadi lebih cepat.

Memang, kemampuan pengisian menjadi salah satu pertimbangannya.

Tetapi manfaat wall charger di rumah juga terletak pada kenyamanan dan kerapian sistem charging.

Wall charger dipasang pada titik tertentu sehingga area pengisian lebih tertata. Jalur listriknya juga dapat dirancang khusus untuk kebutuhan charging kendaraan.

Dengan instalasi yang tepat, perangkat pengaman listrik dapat disiapkan sesuai kebutuhan.

Jadi yang dibangun sebenarnya bukan sekadar sebuah tempat untuk mencolokkan kabel.

Yang dibangun adalah sistem charging khusus untuk kendaraan listrik di rumah.

Lebih Praktis untuk Pemakaian Setiap Hari

Untuk pemilik mobil listrik yang setiap hari berangkat dan pulang menggunakan kendaraan, wall charger bisa memberikan perubahan kecil yang terasa besar.

Misalnya Anda pulang dengan baterai yang sudah berkurang cukup banyak.

Daripada memikirkan kapan harus mencari SPKLU, mobil langsung diisi ketika sampai rumah.

Malam hari adalah waktu yang nyaman untuk melakukan charging karena mobil memang sedang tidak digunakan.

Pagi harinya mobil kembali digunakan.

Rutinitas tersebut membuat proses charging terasa lebih sederhana.

Pulang → parkir → charging → tidur → berangkat.

Sesederhana itu.

Bagaimana dengan Daya 7 kW dan 11 kW?

Saat mulai mencari wall charger, Anda mungkin akan menemukan berbagai pilihan daya.

Dua angka yang cukup sering ditemui untuk penggunaan rumah adalah 7 kW dan 11 kW.

Keduanya memiliki karakteristik berbeda.

Wall Charger 7 kW

Wall charger 7 kW banyak dipilih untuk kebutuhan rumah karena sudah mampu memberikan pengisian yang cukup cepat untuk penggunaan sehari-hari.

Untuk pemilik mobil yang biasanya mengisi baterai pada malam hari, daya ini dapat menjadi pilihan yang menarik.

Selain itu, kebutuhan instalasi listriknya juga perlu disesuaikan dengan kondisi rumah.

Wall Charger 11 kW

Wall charger 11 kW menawarkan daya pengisian yang lebih besar.

Pilihan ini dapat menarik bagi pemilik kendaraan yang membutuhkan pengisian lebih cepat atau memiliki pola penggunaan kendaraan yang cukup tinggi.

Tetapi sebelum memilih 11 kW, kondisi listrik rumah perlu diperiksa terlebih dahulu.

Kapasitas listrik rumah, instalasi yang tersedia, dan kemampuan onboard charger kendaraan semuanya perlu diperhitungkan.

Karena itu, memilih wall charger sebaiknya dimulai dari kebutuhan, bukan sekadar memilih angka kW yang paling besar.

Jangan Lupa Melihat Kemampuan Mobil

Ini bagian yang sering terlewat ketika orang mulai membandingkan wall charger.

Wall charger memiliki kemampuan tertentu, tetapi mobil juga memiliki kemampuan penerimaan daya tertentu.

Jadi memasang charger dengan daya lebih besar tidak otomatis membuat semua mobil mengisi baterai dengan daya sebesar itu.

Sederhananya, wall charger dan mobil harus cocok.

Informasi mengenai kemampuan AC charging kendaraan sebaiknya diperiksa terlebih dahulu sebelum menentukan jenis wall charger.

Dengan begitu, perangkat yang dibeli benar-benar sesuai dengan kendaraan.

Bagaimana dengan Listrik di Rumah?

Nah, ini justru salah satu hal terpenting.

Wall charger menggunakan daya yang cukup besar ketika sedang melakukan pengisian.

Sementara di rumah masih ada banyak peralatan lain yang juga membutuhkan listrik.

AC mungkin sedang menyala.

Kulkas terus bekerja.

Pompa air bisa hidup.

Water heater, kompor listrik, mesin cuci, televisi, komputer, dan peralatan lainnya juga menggunakan daya.

Kalau semuanya bekerja bersamaan, kebutuhan listrik rumah tentu menjadi lebih besar.

Karena itu, sebelum memasang wall charger, kondisi instalasi listrik sebaiknya diperiksa.

Bukan hanya melihat angka kapasitas listrik pada meteran, tetapi juga melihat kondisi instalasi dan bagaimana listrik tersebut digunakan.

Apakah Harus Menambah Daya PLN?

Tidak setiap rumah membutuhkan penambahan daya.

Kebutuhannya harus dilihat berdasarkan kondisi masing-masing rumah.

Sebagai gambaran, rumah dengan kapasitas listrik yang cukup dan penggunaan perangkat listrik yang ringan mungkin memiliki ruang daya yang lebih besar untuk charging.

Sementara rumah dengan banyak peralatan listrik yang digunakan bersamaan bisa membutuhkan perhitungan lebih lanjut.

Untuk wall charger 7 kW, kebutuhan daya rumah perlu diperhitungkan dengan baik.

Begitu juga untuk 11 kW.

Dalam beberapa kondisi, penyesuaian daya listrik dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman.

Karena itu, sebaiknya jangan langsung membeli charger sebelum mengetahui apakah instalasi listrik rumah memang siap digunakan.

Jalur Listrik Khusus Lebih Baik

Wall charger sebaiknya memiliki jalur listrik yang dirancang khusus untuk perangkat tersebut.

Jalur ini kemudian dilengkapi perangkat pengaman yang sesuai.

Tujuannya agar sistem charging memiliki perlindungan yang baik dan tidak sekadar mengambil listrik dari jalur rumah yang sudah digunakan banyak peralatan.

Pada instalasi EV charger, pemilihan kabel, proteksi, sambungan, grounding, dan perangkat pengaman lainnya perlu diperhatikan.

Hal-hal seperti ini mungkin tidak terlihat setelah instalasi selesai.

Tetapi justru bagian inilah yang menentukan apakah sebuah instalasi terasa rapi, nyaman, dan aman digunakan dalam jangka panjang.

Bagaimana Kalau Rumah Tidak Punya Garasi Besar?

Tidak semua pemilik mobil listrik memiliki rumah dengan garasi luas.

Ada rumah dengan garasi kecil.

Ada yang posisi meteran listriknya cukup jauh dari tempat parkir.

Ada juga yang harus melewati area tertentu untuk membuat jalur kabel.

Kondisi seperti ini bukan alasan untuk langsung menganggap wall charger tidak memungkinkan.

Lokasi pemasangan bisa disesuaikan dengan tempat mobil biasanya diparkir dan kondisi instalasi listrik yang tersedia.

Yang penting, pemasangan direncanakan sejak awal.

Justru karena setiap rumah memiliki kondisi berbeda, pemasangan wall charger sebaiknya tidak menggunakan pola yang sama untuk semua rumah.

Jadi, Siapa yang Cocok Memasang Wall Charger?

Kalau Anda memiliki mobil listrik dan:

Maka wall charger di rumah layak dipertimbangkan.

Sebaliknya, kalau mobil jarang digunakan dan kebutuhan charging masih sangat sedikit, portable charger mungkin masih cukup untuk kebutuhan Anda.

Tidak perlu terburu-buru membeli perangkat dengan daya besar.

Yang penting adalah menemukan sistem yang sesuai dengan mobil, rumah, dan kebiasaan penggunaan.

Jangan Hanya Membandingkan Harga Wall Charger

Ketika mencari wall charger, harga perangkat memang menjadi salah satu pertimbangan.

Tetapi ada bagian lain yang juga perlu dilihat.

Misalnya:

Bagaimana kualitas perangkatnya?

Bagaimana sistem proteksinya?

Bagaimana instalasinya?

Apakah kabel yang digunakan sesuai?

Bagaimana grounding-nya?

Apakah tersedia layanan setelah pemasangan?

Wall charger adalah perangkat yang akan digunakan berulang kali. Karena itu, kualitas pemasangan juga sama pentingnya dengan perangkat yang dipasang.

Harga murah di awal belum tentu menjadi pilihan yang paling nyaman kalau instalasinya harus diperbaiki kembali di kemudian hari.

Charging di Rumah Bisa Mengubah Cara Anda Menggunakan Mobil Listrik

Salah satu hal menarik dari mobil listrik adalah cara mengisi energinya berbeda dengan mobil bensin.

Mobil bensin biasanya digunakan sampai bahan bakar berkurang, kemudian kita pergi ke SPBU untuk mengisinya.

Mobil listrik bisa diisi ketika sedang tidak digunakan.

Mobil sedang parkir di rumah? Charging.

Sedang parkir di kantor? Bisa charging jika tersedia.

Sedang bepergian? Bisa menggunakan SPKLU.

Inilah yang membuat wall charger di rumah terasa masuk akal bagi banyak pemilik EV.

Kita tidak harus menunggu baterai benar-benar habis untuk mulai mengisi.

Cukup manfaatkan waktu ketika mobil memang sedang parkir.

Jadi, Perlukah Pasang Wall Charger?

Kalau pertanyaannya hanya “perlu atau tidak?”, jawabannya kembali kepada kebutuhan Anda.

Tetapi kalau mobil listrik digunakan setiap hari dan hampir selalu menginap di rumah, wall charger bisa menjadi fasilitas yang sangat membantu.

Bukan karena tanpa wall charger mobil listrik tidak bisa digunakan.

Melainkan karena dengan adanya titik charging di rumah, rutinitas sehari-hari menjadi jauh lebih sederhana.

Tidak perlu mencari waktu khusus.

Tidak perlu selalu bergantung pada lokasi SPKLU.

Cukup parkir di rumah dan isi daya ketika kendaraan sedang tidak digunakan.

EPB Membantu Menyiapkan Charging di Rumah

Memasang wall charger sebaiknya dimulai dengan melihat kondisi rumah dan kebutuhan kendaraan.

EPB menyediakan EV Wall Charger sekaligus layanan instalasi untuk kebutuhan rumah maupun tempat usaha.

Kami dapat membantu menentukan pilihan daya, seperti 7 kW atau 11 kW, berdasarkan kebutuhan kendaraan dan kondisi listrik di lokasi.

Instalasi juga perlu memperhatikan jalur listrik, kabel, grounding, serta perangkat pengaman yang digunakan.

Jadi Anda tidak hanya mendapatkan wall charger.

Anda mendapatkan satu sistem charging yang disiapkan untuk digunakan di rumah.

Kalau Anda baru memiliki mobil listrik dan masih bingung apakah rumah Anda cocok dipasang wall charger, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan EPB.

Ceritakan mobil yang digunakan dan kondisi listrik di rumah.

Dari situ, kita bisa melihat pilihan yang paling masuk akal untuk kebutuhan Anda.

Karena memiliki mobil listrik seharusnya membuat hidup lebih praktis.

Dan pengisiannya di rumah pun seharusnya terasa sesederhana itu.